Dalam tugas softskill
kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana menggunakan
fasilitas yang ada pada blender. Yaitu adanya Blender Game Engine. Sebelumnya,
saya akan menjelaskan pengertian dari Game Engine itu sendiri. Game Engine
adalah system perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan
video game. Blender merupakan open source 3D modelling, rendering, game 3D
animasi, simulasi pengembangan system. Dan sekarang Blender sudah memiliki
fitur-fitur baru seperti :
- Video Texture
- Real-time GLSL Material
- Game Logic
- Bullet Softbody
- Python Editor
- Multilayer Textures
- Physics
Selain itu, didalam Blender Game Engine ini
terdapat beberapa fasilitas yang bisa kita gunakan untuk membuat game. Seperti
adanya Game Property dan adanya fasilitas scripting.
Game Property adalah panel yang memuat
berbagai macam perintah untuk modifikasi dan bersifat dinamis mengikuti objek
atau tools yang sedang aktif. Didalam Game Property, ada beberapa tipe data.
Seperti tipe data :
1. Timer : digunakan untuk menentukan waktu.
2. Float : berupa angka decimal.
3. Integer : digunakan untuk bilangan bulat.
4. String : digunakan untuk karakter.
5. Boolean : memiliki nilai benar atau salah.
Sedangkan, penggunaan script atau bahasa code
yang berfungsi untuk mengoptimalkan kinerja dari software 3d. diharapkan user
bisa melakukan apa saja yang diinginkan terutama bila tools standar tidak bisa
mengakomodir keinginan user. Apalagi jika keinginannya diluar fungsi dari
software 3d. untuk scripting pada blender menggunakan bahasa pemrograman blender.
Dalam tugas softskill
ini, saya
akan membuat game sederhana menggunakan Blender Game Engine. Didalam pembuatan
game ini juga menggunakan fasilitas yang ada didalam Blender Game Engine. Berikut langkah-langkah dalam membuat game
sederhana ini :
- Dalam langkah pertama, kita buka aplikasi Blender. Pada tampilan awal pada aplikasi Blender akan terdapat sebuah objek berbentuk kubus. Objek kubus, Camera dan Lampu tersebut kita hapus saja dengan menggunakan shortcut X untuk delete.
- Setelah itu, sebaiknya kita mengganti Blender Render menjadi Blender Game terlebih dahulu. Karena kita akan menggunakan fitur pada Blender Game Engine.
- Langkah berikutnya, kita tambahkan Mesh – Cube dengan menggunakan shortcut Shift A. Cube ini akan menjadi desain dasar dari game yang akan kita buat.
- Setelah itu, objek cube tersebut kita
ubah dari segi bentuknya, dengan cara-cara seperti dibawah ini : Seleksi objek cube tersebut, Lalu pilih Edit Mode, Setelah itu, kita rubah panjang, lebar dan tinggi dari objek
cube tersebut dengan cara :
a. Gunakan shortcut S + x untuk mengubah ukuran dari segi lebar.b. Gunakan shortcut S + Z untuk mengubah ukuran dari segi panjang.c. Gunakan shortcut S + Y untuk mengubah ukuran dari segi lebar.
- Berikutnya, tambahkan Camera. Dengan menggunakan shortcut Shift + A – pilih Camera. Seperti dibawah ini :
- Selanjutnya, atur posisi kamera. Atur posisi kamera seperti gambar dibawah ini. Yaitu dengan posisi Top Ortho.
- Setelah itu, coba kita lihat objek cube yang sebagai desain dasar tersebut dengan cara kita tampilkan kamera dengan Numpad 0.
- Seleksi kamera, setelah itu atur posisi kamera tersebut. Disini kita akan mengatur kamera, lakukan seperti gambar dibawah ini.
- Langkah selanjutnya kita berikan warna pada objek cube yang sebelumnya sudah kita ubah ukuran dan bentuknya.
- Kemudian kita atur kembali posisi dari kamera nya. Kita atur seperti gambar dibawah ini : kita ubah menjadi tampilan camera orthographic dengan scale 10.
- Sampai akhirnya kita atur posisi dari kamera tersebut sampai terlihat seperti gambar dibawah ini.
- Langkah berikutnya, kita tambahkan Mesh – Cube lagi, yang akan digunakan sebagai objek utama dari game tersebut. Gunakan shortcut Shift A.
- Kemudian cube tersebut kita berikan Physics Type – Dynamc.
- Setelah itu Ctrl + A untuk rotation and scale terhadap objek cube tersebut.
- Setelah itu tampilkan show physics visualization, agar kita bisa melihat tampilan visual setelah diberikan physics type.
- Langkah berikutnya berikan Origin Geometry ke objek cube tersebut dengan menggunakan shortcut Shift Ctrl Alt C.
- Kemudian kita render terlebih dahulu untuk melihat tampilan objek cube tersebut, kita gunakan shortcut P untuk render.
- Setelah kita melihat hasilnya diatas, sekarang kita hilang centang show physics visualization yang sudah kita centang sebelumnya dilangkah sebelumnya. Dan kita render kembali dengan shortcut P. kita lihat hasilnya setelah centang dari show physics visualizationnya kita hilangkan.
- Langkah berikutnya kita pilih Pivot Pointnya dengan Mediant Point.
- Setelah mengetahui cara membuat desain dasar dan objek dari game ini. Langkah berikutnya, kita buat desain dasarnya menjadi lebih banyak lagi dan lebih baik lagi.
- Setelah kita mengembangkan desain dasarnya, maka akan seperti ini tampilan desain dari game yang akan kita buat.
- Didalam game ini, terdapat beberapa objek : Objek utama : cube berwarna ungu, Point : lingkaran berwarna emas, Rintangan : cone berwarna merah, Jembatan berjalan : cube berwarna kuning, Desain dasar : cube berwarna hijau, Latar belakang : plane berwarna biru.
- Sebelum kita masuk ke dalam game logic, kita akan menparent objek cube utama dengan latar belakang dan camera dengan menggunakan shortcut Ctrl + P.
- Kemudian, setelah tampilan desain dari game nya sudah jadi. Sekarang kita berikan logika dari game tersebut dengan memasukan dan menghubungkan sensor, controller dan actuator dari objek-objek yang ada didalam game tersebut.
- Masuk ke dalam Game Logic sebelumnya.
- Pertama kita akan menseleksi objek cube utama terlebih dahulu untuk dimasukan sensor, controller dan actuator. Seperti gambar dibawah ini :
- Yang kedua, seleksi point yang berwarna emas tersebut dimasukan sensor, controller dan actuator. Seperti gambar dibawah ini. Setelah dimasukan sensor, controller dan actuatornya kita duplikat point-point tersebut hingga banyak.
- Yang ketiga, seleksi rintangan yang berbentuk cone berwarna merah tersebut dimasukan sensor, controller dan actuator. Seperti gambar dibawah ini. Setelah dimasukan sensor, controller dan actuatornya kita duplikat dan letakkan ditempat-tempat yang anda ingin berikan rintangan.
- Yang keempat, seleksi cube sebagai jembatan yang berwarna kuning tersebut dimasukan sensor, controller dan actuator. Seperti gambar dibawah ini. Setelah dimasukan sensor, controller dan actuatornya kita duplikat dan letakkan ditempat-tempat yang anda ingin berikan jembatan berjalan tersebut.
- Setelah semua objek telah dimasukan sensor, controller dan actuatornya masing-masing. Sekarang kita berikan Physics Type untuk objek cube utama agar bisa berjalan dan melompat dalam game ini.
- Pertama, kita pilih World. Physics Steps nya kita berikan nilai Max 5, Substeps 5, dan FPS 60. Lihat gambar dibawah ini.
- Kedua, kita pilih Physics. Centang Aktor dan Collision Boundsnya. Seperti gambar dibawah ini.
- Kemudian kita lihat hasilnya setelah cube tersebut bisa berjalan dan melompat. Gunakan shortcut P untuk render.
- Setelah selesai kita membuat scene untuk game nya. Sekarang saatnya kita membuat scene menu nya.
- Pilih New untuk membuat scene baru.
- Kita tambahkan Camera pada scene baru ini. Dengan menggunakan shortcut Shift A – Camera.
- Langkah berikutnya, gunakan shortcut Numpad 0 untuk memfokuskan kamera, lalu gunakan shortcut N untuk mengatur tatak letak dari kamera tersebut. Disini kita memberikan nilai 0 semua pada location, rotation pada kamera tersebut. Seperti gambar dibawah ini.
- Dalam langkah ketiga, kita tambahkan plane, dengan cara Shift A. Kemudian ikuti seperti langkah dibawah ini.
- Setelah itu, atur tata letak dan atur ukuran dari plane tersebut. Location dan rotation plane ini kita berikan nilai 0, sedangkan untuk nilai scale kita berikan nilai 5 pada bidang X, nilai 3 pada bidang Y, dan nilai 1 pada bidang Z. Setelah kita mengatur tata letak dan ukuran plane tersebut, jangan lupa kita beri warna pada material plane tersebut, agar nanti saat ditambahkan text, dapat dengan mudah dibedakan warnanya.
- Berikutnya, kita tambahkan plane lagi yang fungsinya nanti sebagai button pada tampilan awal. Sama seperti tadi untuk menambahkan plane dengan cara Shift A. Pada plane ini, kita atur location pada bidang Z saja, yaitu dengan diberikannya nilai 0.2. Dalam tampilan awal ini, kita membutuhkan 3 plane yang berfungsi sebagai button. Kita bisa mengcopy dari satu plane yang sudah dibuat sebelumnya, dengan cara Shift D. Pada ketiga plane ini juga harus diberikan warna pada material plane tersebut.
- Langkah ke enam ini, kita akan menambahkan text pada plane yang sudah kita buat sebelumnya yang berfungsi sebagai button. Kita bisa menambahkan text dengan Shift A, lalu ikuti seperti gambar dibawah ini.
- Sama seperti plane, dalam menambahkan text kita hanya perlu mengatur location pada bidang Z saja dengan nilai 0.4. Dan kita disini juga membutuhkan 3 text yang nanti akan kita letakan diatas 3 plane yang berfungsi sebagai button. Untuk mengedit text, kita seleksi terlebih dahulu text yang ingin dirubah, kemudian pilih Edit Mode. Selain itu, disini kita juga harus memberikan warna pada text sesuai keinginan masing-masing.
- Langkah selanjutnya, kita akan menggabungkan plane dengan text. Dengan cara seleksi text terlebih dahulu, kemudian tahan Shift lalu seleksi plane. Setelah itu Ctrl P. Ikuti langkah seperti dibawah ini :
- Jika antara plane dengan text sudah tergabung menjadi satu, kita bias cek disini jika sudah berhasil digabungkan menjadi satu.
- Langkah ini berfungsi untuk menampilkan warna saat kita render. Yaitu dengan cara Alt C lalu pilih Mesh from Curve.
- Dan jika sudah diMesh semua plane tersebut, kita bisa cek disini jika sudah diberikan mesh untuk setiap plane.
- Setelah scene baru tadi sudah selesai dibuat. Sekarang saatnya untuk memberikan efek bergerak pada plane yang berfungs sebagai button. Cara nya seperti dibawah ini. Pertama pilih LocRotScale – lalu tekan I – lalu gerakan plane sesuai kebutuhan – kemudian di I lagi.
- Setelah itu pilih Game Logic.
- Setelah memilih Game Logic, maka akan keluar tampilan seperti dibawah ini. Gambar dibawah ini menjelaskan tentang hubungan plane 1, plane 2 dengan plane 3 yang berfungsi sebagai button pada tampilan awal. Setiap plane akan kita atur seperti dibawah ini.
- Sebelum kita render, kita setting dulu agar nanti nya mouse kita bisa kita gunakan untuk mengklik button tersebut. Dengan cara seperti dibawah ini. Centang pada Mouse Cursor
- Setelah semua sudah dibuat, sekarang saatnya kita render untuk mencoba game “Slide Cube’ yang sudah kita buat.
- Hasilnya setelah kita
membuat game tersebut menjadi .exe

















































